empty
 
 
31.08.2026 11:32 AM
XAU/USD – Analisis dan Prediksi Harga: Emas Tetap Tertekan

This image is no longer relevant

Hari ini, Senin, emas (XAU/USD) kesulitan untuk memanfaatkan rebound intraday moderat dari bawah SMA 100 hari dan tetap berada di bawah tekanan negatif. Dolar AS, yang melemah setelah menyentuh level tertinggi dua minggu pada hari Jumat, memberikan sedikit dukungan bagi logam mulia tersebut.

This image is no longer relevant

Namun, pernyataan bernada hawkish dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh memicu ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan, sehingga membatasi kenaikan harga emas.

Dalam pidatonya di simposium tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming, Warsh mengakui tingginya tingkat inflasi dan memberi isyarat kemungkinan kenaikan suku bunga jika tidak ada kemajuan dalam menurunkan tekanan harga. Para pelaku pasar bereaksi cepat terhadap komentar tersebut, dengan memperhitungkan sekitar 60% probabilitas kenaikan suku bunga pada September. Selain itu, menurut alat FedWatch milik CME Group, probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember mencapai 88%, yang turut mendorong dolar AS menguat ke level tertinggi dua minggu pada Jumat dan menyebabkan harga emas turun lebih dari 3%.

Memasuki awal minggu ini, tekanan jual masih bertahan, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang mendorong harga minyak lebih tinggi dan memperburuk kekhawatiran inflasi, sehingga memperkuat ekspektasi hawkish terhadap langkah The Fed.

This image is no longer relevant

Pada hari Minggu, pasukan AS menyerang dua peluncur rudal di Pulau Larak milik Iran di Selat Hormuz, menandai serangan pertama AS terhadap Republik Islam tersebut sejak akhir Juli. Iran merespons dengan menembakkan rudal balistik ke dua pangkalan AS di Yordania. Selain itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa sanksi sekunder baru terhadap Iran kemungkinan akan diberlakukan setiap minggu.

Terlepas dari latar belakang fundamental yang positif, dolar AS sebagai aset safe haven masih kesulitan menarik tambahan minat beli, antara lain karena rendahnya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Hal ini menahan para pelaku pasar untuk membuka posisi bearish baru pada emas dan membantu membatasi pelemahan logam mulia tersebut.

Kendati demikian, secara keseluruhan kondisi fundamental masih berpihak pada pihak yang bullish terhadap dolar, sehingga setiap pemulihan pada XAU/USD kemungkinan besar akan dimanfaatkan untuk melakukan aksi jual. Para pelaku pasar dengan antusias menantikan data makroekonomi utama AS pada awal bulan yang baru, termasuk laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang akan dirilis pada hari Jumat.

Dari perspektif teknikal, breakout ke bawah SMA 200 hari pada hari Jumat dipandang sebagai sinyal bearish yang penting, dan breakout ke bawah simple moving average (SMA) periode 100 akan menjadi pemicu bearish baru, dengan supportyang diperkirakan muncul di sekitar EMA 200 hari. Namun, selama indikator osilator belum bergerak ke wilayah negatif, pihak bull masih memiliki peluang untuk mempertahankan kekuatannya.

Ringkasan
Urgensi
Analitik
Irina Yanina
Mulai berdagang
Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $3000 lebih banyak!
    Pada September kami mengundi $3000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback